Berita

Komandan Lanud R. Suryadi Suryadarma Sambut Mendagri pada Launching Layanan Cepat PBG MBR di Subang 

Subang,  Komandan Lanud R. Suryadi Suryadarma, Marsekal Pertama TNI Sapuan, S.Sos., M.M., CHRMP., menyambut hangat kedatangan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dalam rangka Launching Layanan Cepat PBG MBR (Persetujuan Bangunan Gedung Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di Kabupaten Subang. Selasa (21/1/2025)

Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan pentingnya program yang mendukung masyarakat kecil, sejalan dengan arahan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. “Presiden memiliki kepedulian luar biasa terhadap pengentasan kemiskinan, pemberdayaan UMKM, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kepemilikan handphone sebagai kebutuhan esensial selain pangan,” ujar Mendagri. Beliau juga menegaskan adanya kebijakan pembebasan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) untuk masyarakat berpenghasilan rendah, yang sebelumnya menjadi beban besar dalam transaksi properti.

Setelah menghadiri peluncuran layanan tersebut, Mendagri bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Kecamatan Cipendeuy untuk meninjau lokasi pengolahan limbah di Desa Wantilan. Di sana, Mendagri memberikan apresiasi atas keberhasilan desa tersebut dalam mengelola sampah dengan sistem yang terstruktur dan melibatkan masyarakat. “Desa Wantilan telah menunjukkan terobosan luar biasa dalam pengelolaan sampah. Mereka tidak hanya mengatasi masalah lingkungan tetapi juga menciptakan nilai ekonomis bagi desa melalui BUMDes,” puji Mendagri.

Mendagri juga menyoroti tiga poin penting terkait pengelolaan sampah di Desa Wantilan. Pertama, desa ini berhasil menyelesaikan permasalahan sampah di hulu, bukan di hilir, sehingga pengelolaannya menjadi lebih efektif. Kedua, keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pengelolaan sampah menunjukkan karakter bersih yang perlu dicontoh oleh daerah lain. Ketiga, adanya kontribusi BUMDes dalam pengelolaan sampah memberikan pemasukan tambahan bagi desa, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Di akhir kunjungan, Mendagri memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Desa Wantilan atas keberhasilannya memimpin pengelolaan BUMDes yang berdampak positif bagi desanya. “Semoga terobosan seperti ini dapat diadopsi oleh desa-desa lain di seluruh Indonesia, sehingga pengelolaan sampah tidak hanya menjadi solusi lingkungan tetapi juga sumber penghidupan ekonomi bagi masyarakat desa,” tutup Mendagri. Kunjungan kerja ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan program serupa demi kesejahteraan masyarakat.

Author

suryadarma@tni-au.mil.id